CARA BEKAM YANG AMAN DAN SESUAI SUNNAH ROSULULLAH - Sehat Dengan Cara Rasulullah

CARA BEKAM YANG AMAN DAN SESUAI SUNNAH ROSULULLAH


Sebenarnya jika semua prosedur keamanan dan kesehatan dilakukan, bekam akan sangat bermanfaat.

Nah apa saja yang harus anda ketahui sebelum berbekam?

1. Pahami Gambaran Pelaksanaan Terapi Bekam

Berbekam tidaklah seseram yang terlihat di video, foto atau gambar jika Anda mengetahui bagaimana prosesnya, yaitu :

a. Pengecekan Tekanan Darah

Pertama Anda akan dicek tekanan darah dengan menggunakan alat tensi darah, baik itu tensi manual maupun alat tensi darah digital. Gunanya untuk memastikan tekanan darah Anda aman untuk dibekam. Patokannya adalah tekanan darah atas harus diatas 90mmHg, dan tekanan darah bawah harus diatas 60mmHg.

Jika Anda mengabaikan hal ini bahaya bekam terbesar yang anda hadapi adalah Anda akan pingsan karena tekanan darah terlalu rendah.
Bagaimana jika terkanan darah terlalu rendah? Jawabannya anda masih bisa dibekam, namun tidak dikeluarkan darahnya alias bekam kering.

b. Pengolesan Minyak Zaitun

Setelah berkonsultasi / wawancara dengan terapis mengenai apa keluhan dan gejala penyakit yang terasa, maka terapis ahli bekam akan menentukan titik-titik yang akan dibekam. Anda akan diminta membuka pakaian Anda (oleh karena itu jika anda perempuan mintalah terapisnya perempuan juga supaya aman, karena pada prosesnya terlihat aurat).

Terapis selanjutnya akan meminta Anda berbaring telungkup ataupun duduk sila (tergantung titik yang akan dibekam) atau bagaimana nyamannya Anda. Setelah itu terapis baru mengoleskan minyak zaitun di lokasi titik yang akan dibekam. Pengolesan ini disertai pijatan lembut agar daerah yang akan dibekam menjadi rileks dan siap untuk dibekam.

c. Penyedotan Pertama

Tahap selanjutnya adalah terapis melakukan bekam kering (penyedotan pertama) pada titik bekam (belum ditusuk jarum). Sedotan ini akan disesuaikan dengan kekuatan Anda, jika Anda merasa terlalu sakit, maka terapis akan mengurangi sedotan / hisapan pompa alat bekam, namun jika Anda ingin lebih terasa terapis dapat diminta untuk menaikkan jumlah hisapan pompanya.

Proses ini rasanya seperti dicubit besar (memang pada kenyataannya disedot/dihisap dengan alat pompa vacum). Rasanya agak sakit diawal namun akan berkurang seiring jalannya waktu. Tujuannya adalah sebagai pembiusan lokal di lokasi (supaya ketika ditusuk jarum tidak terasa) dan mengumpulkan darah kotor yang ada pada titik titik bekam itu. Proses ini berlangsung sekitar 5 menit.

d. Penusukan Jarum menggunakan Alat Lancing

Setelah lima menit, maka terapis akan melepas kop dan mulai menusukkan jarum bekam steril sekali pakai menggunakan pena bekam / lancing device. Tenang saja, jarum bekam yang digunakan hanya masuk sekitar 0,2 mm, sangat tipis sekali sehingga tidak terasa sakit.

Apalagi proses penyedotan pertama (bekam kering) sudah membuat titik bekam yang dimaksud kebal rasa / mati rasa sementara. Jumlah tusukan sekitar 5 sampai 13 tusukan, tergantung ukuran kopnya. Secara mudahnya tusukan ini rasanya seperti digigit semut, bahkan Anda akan bertanya sudah ditusuk apa belum padahal darah kotor yang disedot sudah cukup banyak keluar saking tipisnya tusukan jarum.

e. Penyedotan Kedua

Setelah ditusuk jarum bekam, biasanya darah belum keluar namun hanya berupa titik-titik darah saja. Baru setelah itu dilakukan penyedotan kembali dan darah kotor pun mulai menetes dari titik-titik tusukan. Lama proses ini adalah sekitar 7 menit. Biasanya dalam waktu tersebut sudah tidak menetes lagi darahnya. Darah yang keluar bervariasi setiap orang dan titik berbeda.

Darah yang banyak keluar menandakan pada titik tersebut banyak terdapat darah kotor dan racun, sedangkan darah yang keluar sedikit menandakan darah kotornya tidak terlalu banyak juga. Darah dari daerah punggung biasanya jauh lebih banyak dibandingkan darah dari tangan ataupun kaki, karena memang di punggung terdapat lapisan lemak yang menyimpan lebih banyak darah kotor.

f. PengelapanDarah dengan Tissue

Setelah 7 menitan, kop kemudian dilepas dan darah kotor pun dilap menggunakan tissue. Darah yang keluar biasanya sudah menggumpal dan berwarna gelap. Hal ini karena tercampur dengan toksin atau racun yang masuk kedalam tubuh melalui makanan, minuman maupun obat-obatan yang kita konsumsi selama ini. Darah yang keluar tadi akan segera digantikan oleh tubuh dengan darah baru sehingga efek langsungnya dari bekam adalah perasaan ringan.

g. Pengolesan Minyak Zaitun pada bekas bekam
Setelah dilap darah kotornya, kemudian terapis bekam akan mengoleskan minyak zaitun pada titik bekas bekam. Fungsinya adalah sebagai antiseptik yang tidak pedih di kulit. Bisa juga menggunakan alkohol 70% namun terasa perih, jadi digunakan minyak zaitun yang jenisnya extra virgin olive oil. Minyak zaitun ini dapat mempercepat keringnya luka bekam. Serta menghentikan keluarnya darah sekaligus menutup luka dari kemungkinan masuknya bakteri / kuman.

h. Selesai Proses Bekam

Setelah semua sudah diolesi minyak zaitun, maka proses terapi bekam pun selesai. Peralatan akan dibereskan dan Anda akan diminta meminum segelas Air hangat. Akan lebih baik jika air hangat tersebut ditambah dua sendok madu murni yang asli. Sehingga badan akan terasa lebih bugar dari sebelumnya.

i. Pasca Bekam

Setelah berbekam, Anda diminta untuk tidak mandi selama tiga jam kedepan, gunanya agar luka-luka bekamnya mengering dahulu. Kalau langsung mandi dikhawatirkan air masuk membuat perih dan menimbulkan infeksi. Jadi Anda jangan dulu mandi, siapkan jeda 3 jam sebelum Mandi.

Disarankan untuk mandi air hangat supaya lebih nyaman. Bekas luka bekam kadang-kadang terasa agak gatal, ini adalah biasa sebagai tanda penyembuhan luka. Tidak usah digaruk, namun jika mau bisa mengompresnya dengan air hangat (setelah 3 jam). Bekas luka (lebam berwarna ungu akan memudar setelah 3-5 harian. Dan baru boleh dibekam lagi paling cepat seminggu.

2.Tahu Risiko Terburuk Bekam

Ada dua hal yang menjadi risiko bahaya terbesar dari terapi bekam yaitu:

a. Pingsan >>> gara-gara tekanan darah terlalu rendah.

b. Infeksi >>> gara-gara alat bekam tidak steril. Oleh karena itu pastikan terapis Anda menggunakan peralatan yang steril. Pastikan dan tanyakan terapis bekam Anda apakah dia bisa menjamin alat bekam yang digunakan steril.

c. Pilih Terapis bekam atau Klinik Bekam yang terpercaya
Jika Anda sudah memahami risiko dan cara aman sebelum berbekam, baru anda putuskan untuk menjalani terapi bekam.

Pilihlah tempat bekam atau terapis bekam panggilan yang berpengalaman. Agar Anda memperoleh manfaat maksimal dan terhindar dari bahaya-bahaya bekam.

Demikian tips untuk berbekam ini.

semoga bermanfaat

Silahkan Share Ke Sosial Media Anda :)

Subscribe to receive free email updates: